Sosialisasi di Girisekar

Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: DLH Dorong Pembentukan Bank Sampah dan Ekonomi Sirkular di Kalurahan Girisekar

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berkomitmen dalam memperluas jangkauan edukasi serta pendampingan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di wilayah Gunungkidul. Kamis, 15 Oktober 2026, DLH hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Permasalahan dan Pengelolaan Lingkungan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Girisekar.

Langkah proaktif Pemkal Girisekar ini mendapat apresiasi tinggi dari DLH. Mengingat kawasan Girisekar memiliki potensi pariwisata yang kian berkembang, tantangan peningkatan volume sampah di masa mendatang perlu diantisipasi sedini mungkin melalui perubahan persepsi serta budaya masyarakat terhadap sampah.

Dalam pemaparannya, Ketua Tim Kerja Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH, Dwi Wiyani, menyampaikan materi komprehensif yang dirancang untuk mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar membuang sampah menjadi mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Beberapa poin krusial yang disampaikan oleh DLH meliputi:

  1. Identifikasi Karakteristik Sampah: Memahami jenis-jenis limbah rumah tangga serta potensi dampak buruknya terhadap lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan benar.
  2. Praktik Pemilahan Sampah: Edukasi teknis memisahkan sampah organik dan anorganik secara disiplin dari tingkat rumah tangga (dapur).
  3. Metode Pengolahan Berkelanjutan: Pemanfaatan teknologi tepat guna, seperti pengomposan dan pembuatan eco-enzyme untuk sampah organik, serta pemanfaatan kembali (recycle) untuk sampah anorganik.
  4. Penerapan Ekonomi Sirkular: Mengubah paradigma sampah dari beban menjadi potensi ekonomi. Melalui rantai daur ulang yang terstruktur, sampah yang terpilah dapat memberikan nilai tambah finansial bagi warga.

DLH menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan di tingkat kalurahan tidak hanya bergantung pada fasilitas pemerintah, melainkan pada partisipasi aktif warga.

Melalui edukasi ini, DLH berharap kesadaran dan kapasitas masyarakat Girisekar dalam mengelola sampah mandiri dapat meningkat secara signifikan.

Previous MEMAHAMI ALUR PERIZINAN BERUSAHA DAN DOKUMEN LINGKUNGAN

Leave Your Comment

Skip to content