Wujudkan Kalurahan Bersih, DLH Gelar Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah

Bertempat di Balai Kalurahan Pengkol, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Fasilitas Pembentukan Bank Sampah pada Senin, 11 Mei 2026 sebagai upaya nyata dalam penanganan masalah sampah rumah tangga. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait guna memperkuat komitmen lingkungan di wilayah Kapanewon Nglipar.

Acara resmi dibuka oleh Lurah Pengkol, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua TP PKK Kapanewon Nglipar. Acara dilanjutkan dengan arahan dari  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul yang diwakili oleh Kepala Bidang P2PK.

Dalam sambutannya, Kabid P2PK menekankan pentingnya manajemen sampah berbasis masyarakat. Untuk membekali peserta, narasumber dari JPSM (Jejaring Pengelola Sampah Mandiri) Kapanewon Nglipar memaparkan materi teknis mengenai: Pemilahan Sampah: (Memisahkan sampah layak jual, residu, dan organik.) dan Pengolahan Sampah Organik (Teknik pengomposan sederhana di tingkat rumah tangga).

Dari total 10 padukuhan yang ada di Kalurahan Pengkol, tercatat tinggal satu padukuhan yang belum memiliki unit Bank Sampah. Melalui pertemuan ini, disepakati penunjukan koordinator di masing-masing padukuhan yang akan berkoordinasi langsung dengan JPSM Kapanewon Nglipar.

Terkait kendala operasional seperti akses ke pembeli (pelapak), pihak penyelenggara berkomitmen untuk mencarikan pelapak yang kompeten guna memastikan keberlangsungan ekonomi Bank Sampah. Targetnya, pada bulan depan seluruh unit sudah mulai melakukan penimbangan rutin dengan penambahan materi edukasi baru bagi warga.

Di hari yang sama, semangat pengelolaan sampah juga bergelora di Kapanewon Patuk. Rapat Kerja JPSM Kapanewon Patuk sukses digelar di Aula Kapanewon Patuk dengan agenda strategis jangka panjang.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Gunungkidul dan didampingi oleh Panewu Anom Patuk. Fokus utama rapat ini adalah merumuskan program kerja untuk 3 tahun ke depan.

Sebagai langkah awal pasca-rapat kerja, JPSM Patuk akan langsung terjun ke lapangan untuk:

  • 13 Mei 2026: Pengaktifan kembali Bank Sampah di wilayah Kalurahan Putat.
  • Tahap Selanjutnya:  pengaktifan dan pembinaan akan dilanjutkan ke wilayah Kalurahan Terbah.

Dengan adanya koordinasi yang solid antara pemerintah kabupaten, kapanewon, hingga tingkat kalurahan, diharapkan kesadaran masyarakat Gunungkidul dalam mengelola sampah secara mandiri terus meningkat.

Previous Tingkatkan Keamanan Fasilitas, DLH Pasang Banner Edukasi bagi Pengunjung

Leave Your Comment

Skip to content