Upaya penguatan kesadaran lingkungan terus digalakkan di wilayah Kapanewon Tanjungsari. Bertempat di Balai Kelurahan Banjarejo, pengelola Bank Sampah se-Kapanewon Tanjungsari mengikuti kegiatan sosialisasi inovasi pengolahan sampah dan manajemen keuangan pada Selasa, 20 Januari 2026.
Acara ini dihadiri langsung oleh Lurah Banjarejo, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bank BDG, serta para kader lingkungan setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis mengolah limbah rumah tangga sekaligus memberikan literasi keuangan melalui hasil penjualan sampah.
Setelah dibuka oleh pembawa acara (MC), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Lurah Banjarejo. Dalam sambutannya, Lurah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari DLH dan kader lingkungan juga memberikan arahan mengenai urgensi pengurangan sampah dari sumbernya.
Memasuki sesi inti, para peserta diberikan pelatihan teknis mengenai:
- Pembuatan Eco-Enzym: Memanfaatkan limbah organik dapur menjadi cairan serbaguna.
- Metode Galon Tumpuk: Inovasi pengomposan sederhana yang efektif untuk lahan terbatas.
Tidak hanya fokus pada pengolahan fisik sampah, sosialisasi ini juga menyentuh aspek ekonomi. Dalam kesempatan ini, Bank BDG hadir untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan uang hasil penjualan sampah.
Banyak peserta dari unit Bank Sampah yang langsung mendaftarkan diri ke Bank BDG. Melalui kerja sama ini, uang hasil penjualan sampah milik warga dapat disimpan secara aman dalam bentuk tabungan, sehingga memberikan nilai tambah ekonomis bagi para anggota Bank Sampah.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong bank sampah di seluruh Tanjungsari untuk lebih aktif dan inovatif, sehingga permasalahan sampah dapat tuntas sekaligus memberikan manfaat finansial bagi masyarakat.